.

Pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Hingga 2018

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas
(tribunnews.com)
SEMARANG - Pengembangan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) PT Pelindo III dilanjut hingga 2018 mendatang. General Manager TPKS Pelindo III, Iwan Sabatini mengatakan bahwa banyak hal yang akan dikembangkan TPKS hingga 2018. Beberapa di antaranya adalah penambahan 11 automatic RTG pada akhir tahun. Hingga jumlah RTG TPKS jadi 33 unit. Lalu penambahan 10 trailer baru. Total trailer pengangkut kontainer TPKS saat ini capai 45 kendaraan. Tidak hanya itu, sistem IT handling kontainer pun ditingkatkan. Pada 2017 sebuah control room akan dibangun untuk mengendalikan alat handling kontainer. Tidak perlu operator lapangan untuk menggerakkan alat. "Untuk segi layanan, saat ini rata-rata idle time di tempat kami adalah 15 jam ( rata-rata kapal bongkar dan lepas lagi). Sedangkan kecepatan handling box 36-38 box dan trailer ambil barang rata-rata 35 menit,"jelasnya. Tidak hanya itu, pada 2016 seluruh sopir trailer yang masuk TPKS harus mempunyai ID khusus. Dalam ID itu dimuat data trailer harus mengambil barang kemana agar lebih cepat pengangkutannya. Kepala Humas PT Pelindo III, Edy Priyanto menjelaskan konsep tol laut adalah wujud konektivitas antarpelabuhan sehingga memungkinkan kapal-kapal dapat bersandar. Kemudian, melakukan bongkar muat dengan proses yang efisien dan memadai. "Kami lakukan berbagai strategi pengembangan dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III," katanya. Menyambut tol laut, menurut Edy, TPKS akan dilakukan penambahan dua unit Container Crane (CC) baru, sehingga total CC yang dioperasikan di TPKS nantinya sebanyak tujuh unit. Kemudian juga penambahan 11 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) yang saat ini masih dalam proses perakitan. Juga dilakukan penambahan Reach Stacker serta Combined Terminal Tractor. 

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *